Senin, 26 Mei 2014

Riska Fatimah - 1445125836


Tugas Manajemen Pemasaran Jasa




spanduk 


brosur tampak depan


brosur tampak belakang


cover buku


cover buku

pamflet















Rabu, 21 Mei 2014

Pertemuan tanggal 20 mei 2014
Promosi
Mengembangkan dan mengelola program iklan
Periklanan (advertising) : Semua bentuk terbayar atas prestasi nonpribadi dan promosi ide, barang atau jasa oleh sponsor yang jelas.
Dalam mengembangkan program iklan, manajer perusahaan harus selalu mulai dengan mengidentifikasikan pasar sasaran dan motif pembeli, lalu menggunakan lima keputusan utama (‘lima M’)
Lima M iklan
Misi
·  Tujuan penjulan
·  Tujuan iklan
 
Uang
·  Faktor –faktor yang harus dipertimbangkan
·  Tahapan-tahapan dalam PLC pangsa pasar dan basis konsumen
·  Persaiangan dan kerumuna
·  Frekunsi iklan
·  Kemempuan penggantian produk
 
Pesan
·  Pembentukan pesan
·  Evaluasi dan pemilihan pesan
·  Pelaksana pesan
·  Review tanggung jawab sosial

 
Pengukuran
·  Dampak konsumen
·  Dampak penjualan
 
Media
·  Jangkauan, fekuensi, dampak
·  Jenis media utama
·  Sarana media khusus
·  Penetapan waktu media
·  Alokasi media geografis
 
 


















Mengembangkan dan mengelola
a.       Memntukan tujan yakni komunikasi khusus dan tingkat pencapaian yang harus dicapai dengan permisa tertentu dalam jangka waktu tertentu.
Tujuan jangkauan:
·         Iklan informative
·         Iklan persuasive
·         Iklan pengingat
·         Ikaln penguat
b.      Membentuk anggaran ikaln, faktor yang pengaruhi keputusan anggarn yaitu tahap dalam siklus hidup prodak
c.       Menegmbangkan kampanye ikaln
­         Membentuk dan evaluasi pesan
Pengiklanan selalu mencari  “ide hebat” yang:
·      Menghubungkan merk dan konsumen secara rasional dan emosional
·      Membedakan merk dari pesaing dengan dengan tajam
·      Cukup luas dan flesibel untuk diterjemahkan ke dalam berbagai media, pasar dan priode waktu
­         Pengembangan kreatif dan pelaksanaan:
·      Iklan televise, dikenal sebagai media paling kuat dan terjangkau sprktrum konsumen yang luas.
·      Ikaln media cetak, dapat memberikan informasi yang rinci dan mengkomunikasikan dengan efektif
·      Ikaln radio, media flesibelitas tinggi
­         Masalah hokum dan sosial
·      Pengiklan tidak boleh membuat pernyataan salah
·      Pengiklan tidak boleh membuat iklan yang mempunyai kapitalis menipu


Memilih jenis media utama:
Varibel yang harus diperhatikan
·         Kebiasaan permisa medi sasaran
·         Karakteristik produk
·         Karakteristik pesan
·         Biaya

Alternative opsi iklan:
a.       Iklan tempat, mecakup:
­         Papan iklan
­         Ruang public, seperti pesawat terbang, arena olah raga, dalam lift kantor dan hotel
b.      Penetapan produk, yakni dalam film atau acara tivi/dalam bentuk advertorial
c.       Titik pembelian yakni ikaln took  seperti dikereta belanja, lorong dan rak

Beberapa kemungkinan ukuran pemirsa yang harus diketahui dalam proses pemilihan:
·         Sirkulasi
·         Permisa
·         Permisa efektif
·         Permisa yang terpapar iklan efektif
Memustuskan penentuan waktu dan alokasi media. Kelasifikasi pola penentuan waktu iklan:
·         Kontinuitas
·         Konsentrasi
·         Bersela
·         Berdenyut

Mengevaluasi efektivitas iklan:
·         Riset pengaruh komunikasi: perumusan menentukan apakah iklan berkomunikasi secara efektif tiga pengujian:
­         Metode umpan balik konsumen
­         Uji portofolio
­         Uji laboratorium
Promosi penjulan. Terdiri dari koleksi alat insentif yang dirancang untuk menstimulasi pembeli yang lebih cepat atau lebih besar atas produk atau jasa tertentu oelh konsumen atau perdagangan. Mencakup :
­         Promosi konsumen
­         Promosi dagang
­         Promosi bisnis dan tenaga penjualan
Keputusan dalam promosi penjualan, mencakup tahap:
­         Menetukan tujuan
­         Memilih alat promosi konsumen
­         Memilih alat promosi dagang
­         Memilih alat promosi tenaga penjualan dan bisnis
­         Mengembangkan program
Acara dan pengalaman, tujan antara lain:
­         Mengidentifikasikan pasar sasaran atau gaya hidup tertentu
­         Meningkatkan kesadaran perusahaan atau nama produk
­         Menciptakan atau memperkuat persepsi tentang asosiasi citra merk kunci
­         Memperkuat citra korporat
­         Menciptakan pengalaman
Keputusan pembelian sponsor utama, mengukur pemeberian sponsor. Metode sisi penawaran dan metode sisi permintaan.

Hubungan masyarakat:
Hubungan masayarakat (public relation): Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah praktek mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat. Humas dapat mencakup sebuah organisasi atau individu yang mendapatkan eksposur ke khalayak mereka menggunakan topik kepentingan publik dan berita yang tidak memerlukan pembayaran langsung. Tujuan dari hubungan masyarakat oleh perusahaan sering untuk membujuk masyarakat, investor, mitra, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempertahankan sudut pandang tertentu tentang hal itu, kepemimpinannya, produk, atau keputusan politik. Kegiatan umum termasuk berbicara di konferensi, memenangkan penghargaan industri, bekerja sama dengan pers, dan komunikasi karyawan


Minggu, 18 Mei 2014



Kuliah umum “Membangun Kewirausahaan Pendidikan"

Rabu, 14 Mei 2014 bertempat di gedung sertifikasi guru lantai 9 diadakan kuliah umum jurusan manajemen pendidikan yang bertemakan “Membangun Kewirausahaan Pendidikan” pada pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Narasumber pada kuliah umum kali ini adalah Dr. Ir. Haidar Bagir, M.A. Beliau seorang Ketua Yayasan Lazuardi Hayati,  Beliau juga Direktur Utama Penerbit. Beliau ini seorang Alumni ITB dan Harvard University. Beliau pernah terpilih sebagai CEO terbaik di Indonesia pada tahun 2008.




Dr. Ir. Haidar Bagir, M.A



Memperbaiki kualitas kehidupan di negeri ini adalah dengan memperbaiki pendidikan. Kita bisa menggunakan segala cara, tetapi ujung-ujungnya kalau mau benar-benar memperbaiki kondisi harus lewat pendidikan. Tidak ada sekolah yang baik kecuali setiap orang yang ada dalam lingkungan sekolah berfungsi sebagai pendidik tanpa terkecuali Office Boy sekalipun. 



Mengelola Sekolah Berkualitas
Paradigma pendidikan dan nilai-nilai pendidikan : menerapkan konsep bahwa tenaga kerja di sekolah merupakan tenaga pendidik, dan segala sesuatu yang baik benda mati maupun benda hidup merupakan sumber pendidikan. Tidak ada yang membedakan antara tenaga pendidik dengan tenaga kependidikan dan dengan tenaga kebersihan/keamanan, seluruh komponen di sekolah merupakan tenaga pendidik bagi siswa. Setiap komponen sekolah wajib memberikan teladan.

Keberhasilan pendidikan finlandia dari : 
Dukungan pemerintah tentang perbaikan pendidikan 
Adanya trust orang tua kepada dunia pendidikan
 Passioned para pendidik di dunia pendidikan
Pekerjaan guru sebagai passion : 
Tanamkan kewajiban & tanggung jawab dalam diri 
Bekerja secara profesional (sesuai keahliannya) 
Guru harus bekerja secara passion/dengan rasa cinta
Kerja sebagai passion.

Beliau juga menceritakan tentang kisah tiga tukang batu. Tukang batu pertama sedang menumpuk batu bata secara teratur. Ketika ditanya, dia menjawab "saya sedang membangun sebuah tembok.". Tukang batu yang kedua, tidak jauh dari lokasi tukang batu pertama, sedang melakukan hal yang sama. Ketika ditanya, ia menjawab "Saya sedang membangun sebuah rumah.". Tak jauh dari lokasi tersebut, ada tukang batu ketiga yang sedang melakukan hal yang sama. Ketika ditanya, ia menjawab "Saya sedang membangun rumah baru yang sederhana, yang nantinya akan ditinggali oleh keluarga baru yang bahagia dengan putra putri mereka.". "Dengan upah yang sama, terik matahari yang sama, lelah yang sama, ketiga tukang batu tersebut dijamin akan menghasilkan pekerjaan yang berbeda." tegas pak Haidar. Tukang batu yang ketiga pasti akan menghasilkan rumah yang lebih sempurna dibanding yang kedua atau yang pertama, karena ia bekerja dengan hati, bukan cuma otot dan otak saja. Begitulah pak Haidar menjelaskan, bahwa nanti sebagai calon pendidik, kita harus memiliki passion untuk dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan berkualitas.
Paradigma, Learning and Teachers, and others. Adalah tiga (3) point yang harus di pegang.
Tujuan (aims) pendidikan menurut pembicara : mensejahterakan fisik (sandang, pangan, papan), mental dan spiritual.
21st Century Skills :
-          Kreativitas
-          Kolaborasi, dll.
Di lembaga Lazuardi, memiliki stundent profile. Agar kelak siswa dapat memiliki 21st century skills tadi.
Seorang manajer pendidikan harus dapat me-manage kelas, PSB, sistem perekrutan guru dan staff, dan lain-lainnya.

Suatu konsep yang terkait dengan upaya mencari imbalan keuangan sebesar-besarnya profesi lebih bermakna pekerjaan yang begitu dicintai sehingga orang bersedia memberikan tenaga dan perhatiannya sepenuh waktu, bahkan lebih dibanding berbagai concern kehidupan lainnya. Sayangnya, inti maknanya yakni orientasi pelayanan kepada manusia, jusru ilang di bawah dominasi konsep mengejar imbalan keuangan yang sebesar-besarnya itu.







Diakhir sesi ini Dr. Ir. Haidar Bagir, M.A memberikan arahan untuk kami jika ingin membangunn jiwa kewirausahaan menurut beliau:
Jujur
Trust orang lain untuk mendapatkan trust orang lain, peduli pada orang lain
Self-convidence
Kemampuan komunikasi
Berkeinginan untuk terus belajar
Punya visi & misi
Berani bermimpi besar




Dokumentasi:












Selamat Membaca :)








Senin, 12 Mei 2014

Pertemuan yang ke 9        


KEPUTUASAN HARGA


Price: sejumlah uanga yang dikenakan terhadap suatu atau jasa atau sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen guna mendapatkan manfaat dalam memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa.


Pertimbangan dalam harga

Faktor Internal: 
  • Tujuan pemasaran (laba yang besar/profit yang tinggi)
  • Strategi bauran pemasaran (membuka toko/menyewa toko)
  • Biaya (cost yang dikelurkan)
  • Pertimbangan organisasi (dilihat berdsarkan kebijakan organisasi)


 Faktor Eksternal:
  • Pasar dan permintaan (hukum permintaan & penawaran)
  • Persaingan
  • Faktor lainnya (ekonomi : daya beli)


Menentukan kebijakan penetapan harga:
  • Memilih tujana penetapan harga
  • Menentukan permintaan
  • Memperkirakan biaya
  • Analisis biaya, harga dan tawaran pesaing
  • Memilih metode penetapan harga
  • Memilih harga final


Pendekatan Penetapan Harga
Pertimbangan :
  • Permintaan di pasar sasaran
  • Strategi bisnis dan pemasaran (haga murah/kualitas yang bagus dengan harga mahal)
  • Diferensiasi produk (karakteristik produk yang berbeda dari yang lain)
  • Harga pesaing
  • Harga barang substitusi (pengganti)
  • Biaya produksi (biaya opersional


Cost-Based Pricing

Contoh Soal :
Bahan Baku                                      =       20.000.000
TKL  (Tenaga Kerja Langsung)         =       5.000.000
BOH (Biaya Over Head)                   =       3.000.000
Jumlah                                              =       28.000.000 (Unit Cost)
14.000 (unit yang dihasilkan) : 28.000.000 (unit Cost)   = 2.000
2.000 + Laba 20%                            =       2.400 (harga perunit)

Break Even Analysis and Target Profit Pricing
FC (Fix Cost, ada atau tidaknya produksi biaya tetap berjalan)      = 10.000.000
VC (Variabel Cost, biaya tambahan)                                            =         5.000
P/S (Price/Sale, harga jual)                                                          =       25.000
FC : (S-VC) = 10.000.000 : (20.000-5.000)                                  =      667 unit

S = 1500 (asumsi jumlah barang yang dijual) X 20.000                  = 30.000.000
VC = 1500 X 5.000                                                                     =   7.500.000
S – (FC + VC) = 30.000.000 – (10.000.000 + 7.500.000)
                        = 12.500.000 (laba)

Value-Based Pricing
Menetapkan harga berdasarkan persepsi pembeli terhadap suatu nilai dibandingkan dengan biaya penjual.
Contohnya : Pemesanan baju pengantin yang ditentukan penetapan harga baju dibuat produknya.

Competition-Based Pricing
Menetapkan harga berdasarkan harga yang ditetapkan pesaing.

Strategi Penetapan Haga Produk Baru
  • Market – Skimming Pricing, Menetapkan harga tinggi untuk produk baru untuk mendapatkan pendapatan maksimum dari segmen memayar harga tinggi.
  • Market – Penetration Pricing, Menetapkan harga yang rendah untuk produk baru untuk menarik pembeli yang banyak dan pangsa pasar yang besar.


 Strategi penyesuaian harga

Strategi
Deskripsi
Discount and allowance pricing
Mengurangi harga untuk memberikan penghargaan kepada konsumen
Segmented pricing
Menyesuaikan harga terhadap pelanggan, produk, atau lokasi yang berbeda.
Psychological pricing
Menyesuaikan harga terhadap efek psikologis
Promotional pricing
Mengurangi harga sementara untuk meningkatkan penjualan jangka pendek
Geographical pricing
Menyesuaikan harga sesuai dengan letak geografis/letak konsumen
International pricing
Menyesuaikan harga untuk pasar internasional


Penetapan harga diskriminasi:
  • segmen pelanggan
  • bentuk produk
  • lokasi
  • waktu


Penetapan Harga Psikologi
Konsep : Dengan harga yang sama tetapi bisa mendapat banyak produk.
Penetapan harga berdasarkan :
  • Menarik
  • Nilainya
  • Psikologi harga


Penetapan Harga Promosi
  • Kepemimpinan harga merugi (supermarket)
  • Penetapan harga untuk even spesial (bazar/pameran)
  • Potongan harga
  • Pembiayaan bunga rendah (rumah elit/KPR)
  • Pembayaran jangka panjang
  • Garansi & pelayanan
  • Diskon psikologis


Pertimbangan dasar keputusan harga untuk dipasarkan di luar Home Country?
  • Apakah harga mencerminkan kualitas?
  • Apakah harga kompetitif?
  • Apakah perusahaan harus menjalankan market penetration, market skimming atau tujuan lainnya?
  • Tipe discount dan allowance yang bagaimana yang harus ditawarkan bagi pelanggan internasional?
  • Apakah harga harus berbeda bagi segmen yang berbeda?
  • Keputusan harga yang bagaimana yang harus diambil apabila biaya perusahaan menurun atau meningkat? Apakah permintaan elastis/inelastis?
  • Apakah harga yang ditetapkan perusahaan dilihat oleh pemerintah host country sebagai harga yang wajar atau eksploitatif?
  • Apakah hukum dumping berlaku di host country?


Market holding
  • Strategi ini sering dipergunakan oleh perusahaan yang ingin mempertahankan pangsa pasar.
  • Dalam pasar global terjadi disebabkan karena fluktuasi nilai mata uang yang menyebabkan harus diadakannya penyesuaian harga.

Pengaruh lingkungan terhadap keputusan harga:
  • fluktuasi nilai mata uang
  • klausul nilai tukar
  • penetapan harga di wialayah yang mengalami inflasi
  • campur tangan dan subsidi pemerintah 
  • perilaku pesanging
  • hubungan harga dan kualitas

Transfer pricing:
Penetapan harga dari produk atau jasa yang dibeli/dijual oleh unit operasi/divisi dari perusahaan yang sama. Berkaitan dengan pertukaran intra korpurasi-transaksi anatara pembeli dan penjual.




Sekian, Trimakasi :) 
Semoga bermanfaat...