Pertemuan ke empatt
Membahas tentang "Analisis Lingkungan Pemasaran"
Marketing
Environment: The actors and the forces outside marketing that affect marketing
management’s ability to develop and maintain successful transactions with its
target costumers.
Lingkungan
Pemasaran: Para aktor dan kekuatan luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan
manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi sukses
dengan sasaran pelanggan nya.
Lingkungan
perusahaan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang
mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan
hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahan harus melakukan
pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat
kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan perusahaan dapat
menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar
yang baru.
Lingkungan
pemasaran di bagi menjadi dua yaitu : Lingkungan Mikro dan Lingkungan Makro.
Lingkungan
Mikro à
lingkungan ini merupakan pelaku yang dekat dengan perusahaan dan mempengaruhi
kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggannya. Lingkungan mikro terdiri
dari: Pemasok, Perusahaan, Perantara pemasaran, Pasar pelanggan, Pesaingan, dan
Masyarakat.
Company (Perusahaan): Dalam merancang
pemasaran, manajemen pemasaran harus memperhitungkan bagian-bagian lain di dalam
perusahaan seperti
1.
Top Management, pimpinan harus
menentukan kemana arah perusahaan tersebut dan juga menentukan misi, strategi
umum, dan kebijakan perusahaan. Rencana pemasaran harus sejalan dan disetujui
oleh manajemen puncak.
2. Finance, bagian keuangan berusaha
memikirkan cara dan menggunakan dana untuk melaksanakan rencana pemasaran.
3.
Riset & Developmen, riset dan
pengembangan merupakan suatu hal yang dilakukan untuk uji coba.
4.
Purchasing, memikirkan mengenai pasokan
dan bahan baku.
5. Manufacturing, bertanggung jawab
menghasilkan produk dengan mutu dan jumlah yang dikehendaki.
6. Accounting, harus mengukur hasil
penjualan dan biaya untuk membantu pemasaran mengetahui seberapa jauh usaha
mereka mencapai sasaran.
Suplay (Pemasok): Menyediakan
sumber daya yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa. Pemasok
membentuk hubungan penting dalam keseluruhan sistem penghantar nilai
perusahaan. Masalah pemasok sangat mempengaruhi pemasaran karena apabila
pemasok bermasalah akan mengurangi penjualan perusahaan dan mengurangi nilai
kepuasan pelanggan.
Marketing (Pemasaran): Pemasaran
membantu perusahaan mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan produknya ke
pembelian akhir. Pemasaran meliputi penjualan (pedagang grosir dan pengecer),
perusahaan distribusi fisik (dimaksudkan membantu perusahaan menyimpan dan
memindahkan barang-barang perusahaan dari titik asalnya ke tempat tujuan), agen
jasa pemasaran (agen periklanan dan media), dan perantara keuangan.
Customer (Pelanggan):
- Customer markets, terdiri dari perorangan dan keuangan yang memberli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi.
- Business markets, membeli barang dan jasa untuk pemrosesan lebih lanjut atau untuk digunakan dalam proses produksi perusahaan.
- Reseller markets, perantara membeli barang dan jasa untuk dijual kembali demi mendapatkan laba.
- Government markets, terdiri dari badan-badan pemerintar yang membeli barang dan jasa untuk menghasilkan pelayanan umum.
- International markets, terdiri dari para pembeli di Negara lain, termasuk konsumen, produsen, penjual perantara, dan pemerintah.
Pesaing: Konsep pemasaran
yang berhasil apabila perusahaan dapat menyediakan nilai dan kepuasan pelanggan
yang lebih besar dari pada pesaing. Oleh karena itu, perusahan harus
menyesuaikan pemasaran dengan kebutuhan konsumen sasaran. Perusahaan juga harus
memiliki strategi penawaran yang lebih kuat dari penawaran pesaing dalam
pikiran konsumen.
Publics (Masyarakat): Kelompok
yang mempunyai potensi kepentingan atau kepentingan nyata atai pengaruh pada
kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya. Ada tujuh tipe masyarakat:
- Financial publics.
- Media publics.
- Government publics.
- Citizen-action publics.
- Local publics.
- General publics.
- Internal publics.
Lingkungan Makro à Merupakan kekuatan sosial yang lebih besar
yang mempengaruhi lingkungan mikro perusahaan. Lingkungan makro ini terdiri:
Lingkungan demografis, Ekonomi, Alam, Teknologi, Politik, dan Budaya.
Demographic
environment (Lingkungan demografi). Berisikan tentang data kependudukan beserta
karakteristik distribusinya. Perusahaan perlu melihat kecendrungan demografi
utama dan karakteristiknya karena dapat berimplikasi pada pengambilan keputusan
dalam perencanaan pemasaran.
- Size.
- Density.
- Location.
- Age.
- Gender.
- Race.
- Occupation.
- Other statistic.
Economic
environment (Lingkungan ekonomi). Faktor-faktor yang mempengarui daya beli dan
pola pengeluaran konsumen. Suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi
pendapatan yang sangat beragam. Daya beli total tergantung pada pendapatan,
harga, tabungan, dan kredit pada wakti yang bersangkutan. Pemasaran harus
mengetahui kecendrungan utama dalam pendapatan, dan haru selalu sadar akan
adanya pola pembelajaan konsumen yang terus berubah. Adapun faktor-faktor yang
perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
- Perubahan pendapatan
- Tingkat pengangguran
- Perubahan pola konsumsi
- Tingkat inflasi
- Tingkat suku bunga
- Pembangunan ekonomi
Natural environment (Lingkungan alam). Meliputi
sumber daya alam yang dibutuhkan sebagai masukan oleh pemasaran atau yang
dipengaruhi oleh aktivitas pemasaran. Pemasar harus memperhatikan dan mewapadai
empat kecendrungan di dalam lingkungan alam, yaitu:
- Shortages of raw materials (daya tahan bahan baku)
- Increased cost of energy (kenaikan biaya dari sumber daya)
- Government intervention in natural resources management (investasi pemerintah mempengaruhi sumber bahan)
- Increased pollution (kenaikan atau peningkatan polusi)
Pemasaran
perlu memperhatikan hal-hal seperti keterbatasan sumber daya alam. Pelestarian lingkungan
dan meningkatnya polusi dan biaya energy untuk penentuan program pemasaran
suatu produk. Mislnya dengan adanya isu-isu gerakan hijau untuk perlindungan
alam (green marketing), sebaiknya perusahaan menciptakan kemasan produk yang
ramah lingkungan.
Technological
environment (Lingkungan teknologi). Teknologi merupakan berbagai kekuatan yang
menciptakan teknologi baru dan peluang pasar baru.
- New technologies (teknologi baru)
- Creating new product (menciptakan produk baru atau kreasi)
- Market opportunities (peluang pasar)
- Fast pace of technological (perubahan kecepatan teknologi)
- High r&d budgets (beberapa besar pengeluaran)
- Concentration on minor improvement (diawal daru perubahan yang kecil)
- Increased regulation (perubahan-perubahan yang diatur)
Perubahan
teknologi membawa dampak pad perubahan gaya hidup dan pola konsumsi pasar. Untuk
itu dibutuhkan adanya inovasi penelitian dan pengembangan (R&D) untuk
menciptakan ide-ide kreatif produk baru yang berorientasi pasar karena adanya
kebutuhan konsumen yang perlu terpenuhi. Misalnya adanya perkembangan teknologi
informasi dan adanya ga hidup yang menuntut kepraktisan menuntut pemasar untuk
lebih menawarkan program pemasaran terutama kebijakan pendistribusian produk
melalui fasilitas internet atau electronic marketing seperti internet based
stores, electronic catalog, video marketing, mail marketing.
Political
environment (Lingkungan politik). Keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh
perkembangan-perkembangan dalam lingkungan politik. Terdiri dari:
- Laws (hukum)
- Government agencies (dinas pendidikan)
- Pressure group (golongan berpengaruh)
- Legislation regulating business (perubahan kebijakan-kebijakan bisnis)
- Changing government (perubahan pemerintah)
Cultural environment (Lingkungan
budaya). Terdiri dari institusi dan kekuatan lain yang mempengaruhi nilai dasar
persepsi, selera, dan perilaku masyarakat. Manusia tumbuh dalam masyarakat
tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. Karakteristik budaya yang
mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran adalah: keteguhan pad nilai-nilai
budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder.
Persistance of cultural values (menjaga
atau keutuhan nilai-nilai budaya)
Shift in secondary cultural values (kesiapan
masyarakat akan datangnya budaya baru)
°
people’s views of them selves (pandangan
orang tentang diri mereka sendiri )
°
people’s views of other (pandangan orang
lain)
°
people’s views of organizations (pandangan
dilihat dari organisasi)
°
people’s views of society (pandangan
dilihat dari masyarakat)
°
people’s views of nature (pandangan
dilihat dari alam)
°
people’s views of universe (pandangan
diliat dari keseluruhan)
- Pekerjaan manajemen pemasaran itu mempengaruhi dan membangun hubungan pelanggan untuk menciptakan nilai dan kepuasan bagi pelanggan. Kepuasan mereka bergantung pada faktor lingkungan mikro lainnya.
- Namun marketing manajer tidak bisa mencapai tujuan dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar