Pertemuan ke limaa
Segmentation,
Targeting, and Postioning
Segmentation à
Proses membagi menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut: kebutuhan,
karakteristik, perilaku konsumen, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.
Tiga diferensiasi
pasar:
- Tanpa pembedaan. Contohnya: kampus dan sekolah
- Melakukan pembedaan. Contohnya: pesantren
- Terfokus dimaksudkan kelompok mana yagn untuk disasarkan
Lakukan marketing
research, untuk mengetahui:
- Besar pasar (berapa banyak orang)
- Daya beli konsumen (daya beli harus diperhatikan)
- Perbedaan (sasaran laki dan perempuan) (startegi)
- Pesaing
- Ketergantungan (dari segi menjual) (jarak produk yang jauh)
- SDM (ada tidak orang yang memproduksinya) (pelayanan)
Dasar
alternative segmen:
- Segmentasi demografis: gender, usia, ukuran keluarga.
- Segmentasi sosio ekonomis: pendapatan, pendidikan, kelas sosial, etnik.
- Segmentasi psikografis: perilaku, gaya hidup.
- Segmentasi geografis: lingkup pasar, kependapatan penduduk, iklim.
- Segmentasi benefit: alasan utama (manfaat apa yang yang didapat).
- Segmentasi penggunaan: heavy users, medium users, occasional users, non-users.
Targeting:
- Proses menentukan pasar mana yang akan dilayani.
- Seleksi pasar sasaran.
- Pasar sasaran: terdiri dari kumpulan pembelian dengan kebutuhan atau karakteristik serupa yang akan dilayani.
- Tiga strategi yang dipilih: tanpa pembedaan, ada pembedaan, terfokus.
Landasan targeting:
- Sumber daya perusahaan.
- Variabilitas produk (kemasan, harga, warna, ukuran).
- Tahapan produk dalam daur hidup.
- Variabilitas pasar
- Strategi pesaing
Positioning:
- Proses membedakan proses jasa dibandingkan dengan pesaing
- Terkait dengan apa yang akan dilakukan terhadap pikiran ada keingingan konsumen.
Tiga
langkah positioning:
Mengenali keunggulan yang mungkin dapat
ditampilkan
Memiliki keunggulan yang paling kuat
Menyampaikan keunggulan secara efektif
kepada target pasar.
Mis positioning:
- Underpositioning: konsumen tak mengenal keunggulan produk
- Overpositioning: konsumen punya gambaran minimal keunggulan produk
- Confused positioning: konsumen tak merasa pasti, banyak janji
- Doubtful positioning: ada keaguan konsumen terhadap kulaitas produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar