Jumat, 07 Maret 2014

Pertemuan ke limaa


Segmentation, Targeting, and Postioning


Segmentation à Proses membagi menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut: kebutuhan, karakteristik, perilaku konsumen, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.

Tiga diferensiasi pasar:
  •  Tanpa pembedaan. Contohnya: kampus dan sekolah
  •  Melakukan pembedaan. Contohnya: pesantren
  •  Terfokus dimaksudkan kelompok mana yagn untuk disasarkan

 Lakukan marketing research, untuk mengetahui:
  •  Besar pasar (berapa banyak orang)
  • Daya beli konsumen (daya beli harus diperhatikan)
  •  Perbedaan (sasaran laki dan perempuan) (startegi)
  • Pesaing
  • Ketergantungan (dari segi menjual) (jarak produk yang jauh)
  • SDM (ada tidak orang yang memproduksinya) (pelayanan)

Dasar alternative segmen:
  • Segmentasi demografis: gender, usia, ukuran keluarga.
  • Segmentasi sosio ekonomis: pendapatan, pendidikan, kelas sosial, etnik.
  • Segmentasi psikografis: perilaku, gaya hidup.
  • Segmentasi geografis: lingkup pasar, kependapatan penduduk, iklim.
  • Segmentasi benefit: alasan utama (manfaat apa yang yang didapat).
  • Segmentasi penggunaan: heavy users, medium users, occasional users, non-users.


Targeting:
  • Proses menentukan pasar mana yang akan dilayani.
  • Seleksi pasar sasaran.
  • Pasar sasaran: terdiri dari kumpulan pembelian dengan kebutuhan atau karakteristik serupa yang akan dilayani.
  • Tiga strategi yang dipilih: tanpa pembedaan, ada pembedaan, terfokus.


Landasan targeting:
  • Sumber daya perusahaan.
  • Variabilitas produk (kemasan, harga, warna, ukuran).
  • Tahapan produk dalam daur hidup.
  • Variabilitas pasar
  • Strategi pesaing


Positioning:
  • Proses membedakan proses jasa dibandingkan dengan pesaing
  • Terkait dengan apa yang akan dilakukan terhadap pikiran ada keingingan konsumen.


Tiga langkah positioning:
­         Mengenali keunggulan yang mungkin dapat ditampilkan
­         Memiliki keunggulan yang paling kuat
­         Menyampaikan keunggulan secara efektif kepada target pasar.

Mis positioning:
  • Underpositioning: konsumen tak mengenal keunggulan produk
  • Overpositioning: konsumen punya gambaran minimal keunggulan produk
  • Confused positioning: konsumen tak merasa pasti, banyak janji
  • Doubtful positioning: ada keaguan konsumen terhadap kulaitas produk.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar